Dinas Kesehatan Tabanan Gelar FGD Mendukung Nikosake

Kawasan Nikosake menjadi fokus pengembangan aktifitas wisata di area Tabanan barat. Lima desa yang menjadi pilot project untuk pengembangan Kawan Nikosake diantaranya; Belimbing, Sanda, Munduktemu, Wanagiri dan Lumbung Kauh.

Untuk mewujudkan pengembangan kawasan yang komprehensip semua fasilitas yang dapat menunjang keberhasilan program wisata juga perlu untuk diperhatikan. Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan yang merupakan leading sektor peningkatan kualitas kesehatan masyarakat turut ambil peran dalam pengembangan kawasan Nikosake.

Oleh karena hal tersebut, pada Selasa 4 September 2018, Dinas Kesehatan Tabanan menggelar FGD (Focussed Group Discussion) dalam rangka penyusunan Health Care Tourism Strategy (Strategi Pelayanan Kesehatan di Kawasan Wisata).  Dalam paparannya, Kepala Dinas Kehatan Tabanan dr. I Nyoman Suratmika, M.Kes menghimbau kepada peserta FGD untuk memberikan usulan-usulan pengembangan yang perlu ditingkatkan pada kelima desa yang termasuk dalam Kawasan Nikosake. Kepala Desa beserta tenaga kesehatan masing-masing desa yang hadir memberikan usulan dalam bentuk uraian tertulis. Usulan-usulan yang masuk dalam FGD selanjutnya akan dirangkum sehingga terbentuk menjadi sebuah rencana kerja (action plan) yang akan dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan.

Turut hadir dalam FGD tim Bapelitbang Tabanan dipimpin langsung oleh Kepala Bapelitbang Tabanan IB Wiratmaja. Beliau dalam kesempatannya memaparkan konsep pengembangan Kawasan Nikosake sehingga diharapkan masyarakat desa memahami dan dapat berperan aktif dalam setiap kegiatan pengembangan Kawasan Nikosake.

Dalam konsep Kawasan Nikosake, Desa Wanagiri merupakan desa yang potensial dengan hasil Salak beserta olahannya. Pada kesempatan FGD ini dipamerkan beberapa hasil olahan salak yang diproduksi oleh masyarakat, diantaranya; pie salak, pia salak, onde-onde salak dan tentunya buah salak itu sendiri. Dengan hasil produksi pangan yang diolah dari buah salak, diharapkan mampu untuk dipasarkan sebagai komoditi unggulan dari Desa Wanagiri. Dengan melihat potensi dan produktifitas Desa Wanagiri, PD. Dharma Santhika selaku pengelola Kawasan Nikosake diharapkan mampu untuk mengambil langkah-langkah yang strategis terutama dalam rangka memasarkan produk potensi lokal masing-masing desa dalam Kawasan Nikosake.